Berita

Inaugurasi Guru Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Subang

Hari selasa (2/8/2022) Komunitas Guru Penggerak (KGP) Kabupaten Subang mengadakan kegiatan inaugurasi. Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang (wabup dan sekda), kadisdikbud, sekdis beserta Panitia PGP Daerah Subang (Bidang GTK), KCD Wilayah IV, kepala sekolah, pengawas, Pengajar Praktik Angkatan 3, Guru Penggerak (GP) Angkatan 3 dan perwakilan CGP Angkatan 6 turut hadir dalam acara ini. Kegiatan yang inisiatif dan dananya berasal dari para GP Angkatan 3 Kabupaten Subang ini mengambil tema “Bersama Guru Penggerak Sukseskan Subang Merdeka Belajar, Subang Jawara Daya”. Persembahan tari jaipong dari SMAN 3 Subang dan angklung dari SMPN 3 Pagaden menjadi pembuka acara. Kegiatan inti berlanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua panitia, sambutan-sambutan dan doa.

Juara 3 Cerdas Cermat Museum Tingkat SMP & PENTAS PAI KOMISARIAT SUBANG

Juara 3 Cerdas Cermat Museum tingkat SMP. 1. Keysha Chika 9H 2. Salma Dzakiyyah Irsa 9E 3. Rivalda Mustika Setiawan 9F PENTAS PAI KOMISARIAT SUBANG. 1. CCIQ (Juara 1) - Haya Maryam Salimah (8D) - Novia Sulistiyaningsih (8C) - Shireen Malika Putri (8B) 2. Olimpiade (Juara 1) - Alma Sri Mulyani (8A) 3. Tahfidz Putra (Juara 2) - Akmal Maulana (8B) 4. Kaligrafi (Juara 3) - Khenia Alzira Nayomei (8C) 5. Pidato Pi (Harapan 1) - Aura Cantik Nawalyra (9A) 6.MTQ Pa (Harapan 2) - Farrel Muhammad Garcia A (9D) 7. MTQ Pi (Harapan 2) - Nina Az Zahra (9G

Lomba Membaca Puisi Gerbang Cita ( Gerakan Cinta Pustaka )

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan lomba gelar karya program Gerakan Subang Cinta Pustaka (Gerbang Cita) Tingkat SMP 2022 di SPF SMPN 4 Subang, Kamis (31/3). Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik, guru dan satuan pendidikan SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Subang tersebut dilaksanakan  dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi dan karakter siswa.  Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan pada Gerakan Subang Cinta Pustaka (Gerbang Cita) tersebut yaitu membaca dan mengunggah resensi buku ke website Disdikbud Subang dan lomba secara virtual seperti pidato, baca puisi hingga pameran karya literasi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang Tatang Komara menyebutkan acara Anugerah Gerbang Cita tersebut merupakan upaya dari pemerintah untuk menumbuhkan minat literasi masyarakat khususnya para pelajar. Tatang menyampaikan apresiasinya kepada Kabid SMP dan seluruh pihak yang telah mengimplementasikan program budaya literasi di Kabupaten Subang melalui Gerbang Cita. Juga mengucapkan selamat kepada SMPN 1 Subang sebagai pemenang anugerah literasi Gerbang Cita, ia berharap kedepannya akan lebih banyak lagi baik dari segi kuantitas dan kualitas.

Kegiatan ekstrakurikuler pramuka wajib kelas 7 SMPN 1 Subang

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana dan merupakan organisasi atau gerakan kepanduan. Pramuka adalah sebuah organisasi yang merupakan wadah proses pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di Indonesia. Dalam dunia internasional, Pramuka disebut dengan istilah “Kepanduan” (Boy Scout). Gerakan Pramuka memiliki kode Kode Kehormatan Pramuka, sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Dasar Pramuka, Gerakan Pramuka memiliki Kode Kehormatan yang terdiri atas janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma Kode Kehormatan Pramuka disesuaikan dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmaninya. Pendidikan kepramukaan di SMPN 1 Subang diselenggarakan kembali.  Kegiatan diawali dengan apel sore lalu pengenalan poin-poin Dasa Dharma kepada peserta didik. Semua kegiatan pramuka wajib ini dikemas begitu menarik supaya peserta didik merasa senang mengikuti kegiatan ini. Ekstrakurikuler Pramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib, yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas V II. Pramuka diyakini dapat membentuk Karakter dan jiwa kepemimpinan dalam diri peserta didik serta mewujudkan rasa nasionalisme yang tinggi. Kegiatan ekstrakulikuler pramuka di SMPN 1 subang ini di adakan setiap hari Jum'at,  Kegiatan ekstrakurikuler menjembatani kebutuhan perkembangan peserta didik yang berbeda. Seperti perbedaan rasa akan nilai moral dan sikap, kemampuan, dan kreativitas. Karenanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan setiap sekolah melaksanakan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan.

Implementasi Kurikulum Merdeka Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)SMPN 1 Subang Sebagai Sekolah Penggerak Mandiri Berubah

Kurikulum Merdeka  memberikan porsi yang besar dalam proses pembelajaran. Nilai yang diberikan kepada siswa lebih banyak memperhatikan proses siswa dalam menjalankan pembelajaran melalui asesmen diagnostik,  formatif dan sumatif. Konsep ini selaras dengan pemikiran Ki Hadjar mengenai pendidikan yang bermakna menuntun segala kekuatan kodrat pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan serta menggapai kebahagiaan setinggi-tingginya. Proses dalam kurikulum merdeka lebih bermakna dan fleksibel sesuai keinginan dan potensi yang dimiliki siswa dengan cara ini maka siswa mengembangkan dirinya sesuai dengan kodrat tentu rasa senang yang ada pada siswa akan menciptakan aksi kreatifitas memunculkan inovasi – inovasi baru. Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa maka pendidik akan melakukan deferensiasi dari segi konten, proses dan produk menyesuaikan dengan karakteristik siswa, deferensiasi pembelajaran menjadikan pembelajaran akan mengena pada seluruh siswa ini tentu akan memberikan hasil yang lebih baik karena semua siswa merasa terfasilitasi untuk berkembang sesuai dengan kodratnya. project based learning merupakan metode pembelajaran yang memanfaatkan pembuatan projek sebagai kegiatan inti dalam proses pembelajaran.Dalam metode pembelajaran ini nantinya siswa diberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan eksplorasi, penilaian, observasi, interpretasi guna memperoleh sebuah pengetahuan baru, keterampilan baru serta sikap sosial yang baik dimilikinya di masa depan. Untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis proyek, maka sekolah dan guru bisa mengikuti tema-tema yang sudah dianjurkan atau diusulkan dalam kurikulum merdeka.

Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kabupaten Subang

Festival Wisma Karya tersebut diselenggarakan sebagai rangkaian Sosialisasi Museum Subang kepada masyarakat untuk meningkatkan kecintaan terhadap museum. Rangkaian acara pada sosialisasi Museum tersebut diantaranya lomba tari Jaipong tingkat SD-SMP se-Jawa Barat, lomba cerdas cermat tingkat SD-SMP se-Kota Subang dan lomba mewarnai tingkat PAUD-TK se-Kabupaten Subang. Dinas Pendidikan Kabupaten Subang mendukung pelaksanaan lomba cerdas cermat tingkat SD dan SMP oleh Musium Subang dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi anak, Atas hal tersebut, Kepala Museum Subang Hendrik Gunawan  menyampaikan bahwa menyambut baik kegiatan cerdas cermat ini. Tiga pelajar dari SMPN 1 Subang berhasil masuk grandfinal berkat usaha dan do'a dari siswa/siswi serta guru-guru. Akan tetapi ke tiga siswa/siswi hanya dapat mendapatkan juara ke 3 karena keterlambatan memencet bel, akan tetapi selaku Keluarga SMPN 1 Subang sangat bersyukur dan sangat bangga terhadap ke tiga siswi kita karena mereka mendapatkan pengalaman yang sangat berharga di lomba cerdas cermat ini. Semoga untuk selanjutnya para siswa/siswi SMPN 1 Subang dapat meraih hasil yang lebih baik lagi Aamiin .